MENU MBG SPPG JOMBATAN KESAMBEN JOMBANG MEMBOSANKAN MASAKANYA GAK ENAK


 Program MBG kebanggaan pemerintah akhir-akhir ini banyak menuai protes, bukan hanya penanganannya yang tidak profesional terkesan asal-asalan Ketua SPPG seringkali tidak mau menerima saran dari guru serta wali murid yang kecewa dengan menu yang disajikan. 

Baru-baru ini terjadi di SPPG Jembatan, Kesamben, Jombang yang menyajikan menu MBG nasi goreng ternyata basi, bersyukur belum dimakan siswa, bagaimana jadinya kalau sudah dimakan siswa apa tidak keracunan. 

Saat itu juga semua jatah MBG disekolah SDN Jatiduwur dikembalikan, sesuai SOP seharusnya diganti hari itu juga namun hingga saat ini belum juga diganti. 

Kepala SPPG jombatan Dinda Zulmainia Putri ketika hendak dikonfirmasi wartawan BIN Projamin Jatim selalu menghindar, sengaja Ketua SPPG lari dari tanggung jawab. Bukan hanya tidak bertanggung jawab Ketua SPPG Jombatan juga terkesan arogan ketika ada protes dari pihak sekolah, "kalau diprotes biasanya petugas SPPG mendatangi sekolah grudukan dengan sikap yang kurang seneng, sehingga kami malas memberi saran, lagian percuma kasih saran juga tidak digubris, menunya gitu-gitu aja tiap hari telur sampai bosen, masakannya juga tidak enak" tutur beberapa guru dan wali murid saat jemput anaknya dihalaman sekolah. 

Atas kejadian tersebut Ketua komite SDN Jatiduwur Bpk irwan sangat menyayangkan SPPG Jombatan yang tidak mau bertanggung jawab untuk mengganti menu nasi goreng yang basih, kalau benar tidak diganti maka siswa penerima manfaat yang dirugikan, SPPG tetap laporan telah memberikan MBG disekolah SDN Jatiduwur. Seakan tidak ada masalah, kami juga menyayangkan sikap Ketua SPPG yang lari dari tanggung jawab, serta tidak menerima saran dan kritik, "ingat Ketua SPPG digaji cukup besar dan itu uang dari rakyat, kalau kalian tidak bisa bekerja dengan baik melayani siswa terkait menu MBG lebih baik anda mundur, kami masyarakat tidak membutuhkan kalian, kalau terus tidak ada perubahan kami akan demo dan menolak SPPG Jombatan" tutur Ketua komite dengan agak emosi. 

Terkait hal ini Ketua komite Bpk irwan bertekat akan menindak lanjuti persoalan yang ditimbulkan SPPG Jombatan, kalau perlu kami akan melaporkan pada pihak Terkait yang lebih atas sampai ke Ketua MBG. 

Menurutnya pihak rekanan juga kepala SPPG sengaja mencari keuntungan yang lebih besar, harusnya yang wajarlah cari keuntungan, jenuhnya yang variatif dan masakannya yang enak juga memenuhi standart gizi jangan asal-asalan, mubazir kalau tidak dimakan siswa, masak MBG lebih bagus masakan ibu-ibu wali murid, kalau seperti ini masih lebih baik gizi dari orang tua terus apa fungsinya MBG, bahkan banyak dari pihak sekolah juga wali murid yang mengusulkan agar SPPG Jombatan ditutup saja tutur pak irwan mengakhiri pembicaraan. WAN

Posting Komentar

0 Komentar